PARPOL38 Dilihat

Hajat rakyat Indonesia lima tahunan segera digelar, Pemilihan Umum 14 Februari 2024. Sejumlah partai baru pun bermunculan dengan beragam latar belakang permasalahan yang diusung, seperti isu perempuan dan buruh. Namun, seperti Pemilu-pemilu sebelumnya, kemunculan partai baru ini tenggelam seiring selesainya hajat demokrasi. Akankah partai baru untuk Pemilu 2024 ikut serta Pemilu atau sekedar meramaikan pesta lima tahunan demokrasi Indonesia?

Senyum Said Iqbal mengembang, semringah, saat Liputan6.com bertandang ke kantornya. Mengenakan kaus partainya, Presiden Partai Buruh itu mengaku baru pulang usai menggelar aksi menolak aturan Jaminan Hari Tua (JHT) yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Kantor Partai Buruh berada di lantai tiga dan satu gedung dengan DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di kawasan Keramat Jati, Jakarta Timur. Tampak sejumlah ruangan disediakan di lantai tiga. Beberapa perangkat komputer juga terpasang di sana. Sejumlah anggota partai ataupun serikat kerja itu tampak hilir-mudik dengan kesibukannya masing-masing.

Partai Buruh merupakan salah satu partai politik (parpol) baru yang berencana ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Secara resmi

Sejarah Partai Golkar bermula pada tahun 1964 dengan berdirinya Sekber Golkar di masa akhir pemerintahan Presiden Soekarno. Sekber Golkar didirikan oleh golongan militer, khususnya perwira Angkatan Darat ( seperti Letkol Suhardiman dari SOKSI) menghimpun berpuluh-puluh organisasi pemuda, wanita, sarjana, buruh, tani, dan nelayan dalam Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *